5 Imunisasi Anak Yang Wajib Dilakukan

Imunisasi anak merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah penyakit tertentu menyerang tubuh anak. Imunisasi akan merangsang tubuh untuk membentuk antibodi terhadap penyakit tertentu. Ada berbagai jenis imunisasi yang dilakukan. Diantara berbagai jenis tersebut ada 5 imunisasi yang wajib diberikan kepada anak. Walaupun ada 5 imunisasi yang wajib atau paling utama di Indonesia, namun bukan berarti jenis imunisasi lainnya tak perlu dilakukan. Memang jenis imunisasi lainnya dianjurkan bukan diwajibkan, namun jika memungkinkan maka alangkah lebih baiknya dilakukan pula untuk lebih memaksimalkan penjegahan penyakit berbahaya menyerang tubuh anak. Lima imunisasi diwajibkan oleh pemerintah melalui IDI (Ikatan Dokter Indonesia). Di Indonesia sendiri imunisasi telah dilakukan sejak sekitar tahun 50an. Jenis imunisasi pertama yang dilakukan di Indonesia adalah untuk memberantas penyakit cacar. Sejak saat itu imunisasi terus dilakukan.

5 Jenis Imunisasi Anak

Di Indonesia 5 jenis imunisasi anak yang wajib dilakukan yaitu sebagai berikut:

  • BCG (Bacille Calmette-Guérin), Yaitu sebuah imunisasi yang dilakukan untuk mencegah penyakit tuberkulosis atau TB. Penyakit ini merupakan penyakit yang sering menyerang paru-paru. Untuk imunisasi ini dilakukan sejak bayi lahir.
  • Hepatitis B. Yaitu imunisasi yang dilakukan untuk melindungi tubuh dari virus Hepatitis B. Virus ini dapat menyebabkan kerusakan pada hati. Imunisasi jenis ini dilakukan 12 jam setelah lahir, kemudian dilanjutkan saat umur bayi menginjak 1 bulan dan saat umur bayi menginjak 3-6 bulan.
  • Jenis imunisasi anak ketiga ini dilakukan untuk melindungi tubuh bayi dari virus polio. Virus ini dapat menyebabkan kelumpuhan pada anak. Pemberianya adalah ketika kunjungan pertama setelah lahir, selanjutnya ketika bayi berusia 2,4, dan 6 bulan.
  • DTP (Diphteria, Tetanus, Pertussis). Untuk imunisasi ini dilakukan untuk mencegah tiga penyakit yaitu difteri yang menyerang saluran pernapasan, tetanus yang biasanya menginfeksi bagian tubuh yang terluka, dan pertusis. Imunisasi ini diberikan pertama kali ketika bayi berusia lebih dari 6 minggu, kemudian pada saat bayi berusia4, dan 6 bulan.
  • Imunisasi ini dilakukan untuk melindungi anak dari penyakit campak. Diberikan pertama kali ketika bayi berusia 9 bulan. Selanjutnya ketika anak berusia 6 tahun.

Tentu Anda para ibu sangat peduli dengan kesehatan buah hati. Maka memberikan imunisasi anak wajib tepat pada waktunya merupakan hal yang akan dilakukan demi kesehatan buah hati. Juga mengupayakan untuk dapat memberikan imunisasi lainnya yang dianjurkan oleh dokter dan pemerintah. Menjaga kesehatan buah hati selain melalui imunisasi juga diimbangi dengan upaya lainnya baik upaya menjaga kesehatan dari dalam maupun dari luar. Upaya menjaga kesehatan buah hati dari dalam dilakukan melalui pemberian asupan nutrisi yang tepat. Kemudian upaya menjaga kesehatan buah hati dari luar dilakukan dengan pemilihan produk perawatan bayi yang berkualitas. Zwitsal merupakan pilihan tepat para ibu untuk produk perawatan bayi. Telah dipercaya sejak dulu oleh keluarga Indonesia. Berbagai jenis produk dari Zwitsal akan mendukung perawatan buah hati Anda dari luar.